Objek Wisata Ikonik Gedung Sate Bandung Yang Indah

Jika berkunjung ke kota Bandung rasanya ada yang kurang apabila belum mengunjungi  Gedung Sate Bandung. Sebab, gedung yang satu ini disinyalir adalah sebagai salah satu ikoniknya dari kota Bandung.

Di tempat ini, wisatawan bisa menikmati keindahan gedung yang berarsitek Indo bercampur Belanda. Gedung ini memang menjadi pusat perhatian buat para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan, bila pada akhir pekan objek wisata satu ini tidak pernah sepi oleh para wisatawan.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Lokasi gedung sate Bandung berada di tempat yang sangat mudah di jangkau oleh semua orang. Karena, lokasi dari ikon wisata kota Bandung ini, berada di pusat kota Bandung dan mempunyai kondisi akses jalan yang baik juga. Tepatnya, berada di Jalan Diponegoro Nomor 22, Bandung, Jawa Barat. Jika ingin berkunjung ke gedung sate ini, bisa datang dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum seperti angkot.

Jika ingin mengunjungi objek wisata ikon dari kota Bandung ini. Bisa datang pada hari libur ataupun pada akhir pekan. Setiap pengunjung yang datang, akan dikenakan tiket masuk museum gedung sate bandung  hanya sebesar Rp. 5.000/orang. Gedung ini terbuka untuk umum hanya pada hari libur dan pada akhir pekan saja. Selain itu, jika ingin datang ke objek wisata ikon kota Bandung ini, perlu harus membutuhkan izin dari staf keamanan terlebih dulu.

Hal Menarik Yang Terdapat Di Gedung Sate Bandung

Banyak terdapat fakta-fakta menarik dari gedung sate Bandung yang sangat menarik dan unik. Lalu, apa saja fakta-fakta yang menarik dari gedung ini? Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah penjelasannya:

1. Menyimpan Lorong Rahasia Bawah Tanah

Jika dilihat dari luar, gedung sate Bandung ini tampak sangat kokoh dan megah, dengan arsitek khas kolonial Belanda. Tapi, siapa sangka ternyata jika gedung ini mempunyai salah satu lorong rahasia bawah tanah yang menghubungkan gedung ini dengan yang gedung lain.

Lorong ini mengapa harus dirahasiakan? Konon katanya, dulu ada seorang tawanan yang tewas di lorong tersebut, maka sekarang lorong ini ditutup untuk umum.

2. Terdapat Ornamen Jambu

Jika pernah berkunjung ke tempat gedung ini, pasti pernah melihat ornamen berbentuk jambu. Ornamen jambu dengan jumlah enam buah di atap gedungnya. Banyak orang yang mengartikan, jika ornamen jambu tersebut sebagai tanda kesuburan wilayah kota Bandung.

Sedangkan enam sendiri, sering diartikan sebagai total biaya yang telah digunakan untuk membangun gedung ini, yaitu sebesar enam juta golden. Nilai yang tidak sedikit bukan.

3. Terdapat Tugu Serangan Gurhaka

Selain ada ornamen jambu, di gedung sate Bandung ini juga terdapat tugu serangan gurhaka. Tugu ini memiliki nilai sejarah yang tinggi pada kota Bandung. Jadi, perlu untuk para wisatawan untuk dapat melihatnya.

Tugu yang bertuliskan “Dalam mempertahankan Gedung Sate terhadap serangan pasukan Gurhaka tanggal 3 Desember 1945” ini berada di halaman gedung sate.

4. Bangunan Yang Tahan Gempa

Pembangunan gedung sate ini dipimpin oleh salah satu arsitek Belanda yang bernama Ir. J. Gerber dengan rancangan arsitek Indo dan Eropanya. Diklaim, gedung ini dibangun menggunakan material maupun persediaan yang sangat banyak.

Sehingga gedung yang menjadi salah satu wisata ikoniknya kota Bandung ini, bisa tahan gempa hingga 9 SR. Maka, tidak heran jika bangunan gedung yang satu ini terlihat sangat kokoh dan megah.

5. Gedung Terindah Di Indonesia

Banyak orang yang membandingkan kemegahan serta fungsi Gedung Sate Bandung dengan bangunan – bangunan pusat pemerintahan di seluruh dunia. Dan untuk Bangunan Gedung Sate ini sendiri banyak orang yang menilainya dengan julukan sebagai ” Gedung Putih ” di Washington DC, USA versi Kota Bandung,

Ada pun penilaian tersebut di dasarkan pada kedua gedung ini. Dibangun  di tengah-tengah komplek areal hijau taman yang indah serta menara sentral yang megah. Bahkan beberapa orang arsitek ternama dari seluruh dunia pernah, mengeluarkan pendapatnya tentang kemegahan serta arsitektur Gedung Sate Bandung ini.