Musium yang Ada di Bandung

Liburan Alternatif Ke 5 Musium yang Ada di Bandung

Salah satu kota di Indonesia yang wajib dikunjungi adalah kota Bandung. Di sini pengunjung akan disuguhkan berbagai macam kuliner, keindahan alam, serta ragam pusat perbelanjaan. Jika pengunjung sudah bosan jalan-jalan dan berbelanja, cobalah datang ke musium yang ada di Bandung. Tempat ini bisa menjadi tujuan alternatif, baik untuk backpacker atau liburan bersama keluarga.

Seiring dengan kesadaran pemerintah dan masyarakat, musium banyak yang direnovasi. Dengan begitu, datang ke musium tidak hanya sebagai hiburan, tapi bisa juga menambah pengetahuan pengunjung. Lewat peninggalan sejarah di dalam musium, pengunjung dapat mengetahui bagaimana Indonesia di masa lalu. 5 musium yang ada di Bandung berikut menyimpan cerita menarik tentang Indonesia:

1. Musium Konferensi Asia Afrika

Musium ini sangat terkenal karena berkaitan erat dengan Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955. Di dalamnya pengunjung dapat melihat semangat bangsa-bangsa Asia Afrika untuk bersatu dalam menciptakan perdamaian dunia. Pengunjung bisa berfoto di ruang replika konferensi lengkap dengan bendera-bendera negara yang berpartisipasi saat itu.

Musium ini berlokasi di Jl. Asia Afrika No.65, Bandung. Masuknya gratis, hanya saja perhatikan jam operasionalnya : Senin tutup, Selasa – Kamis 08.00 – 16.00 WIB, Jum’at 14.00 – 16.00 WIB, dan Sabtu –  Minggu 09.00 – 16.00 WIB.

2. Musium Pos Indonesia

Dibangun sejak tahun 1931, musium ini punya cerita unik tentang Indonesia. Perkembangan sejarah pos di Indonesia disuguhkan dengan menarik. Tidak hanya perangko dari dalam dan luar negeri, ada juga timbangan, sepeda pos, hingga seragam petugas pos dipajang di dalamnya. Musium yang belokasi di Jl. Cilaki No.73 ini gratis. Buka setiap hari Senin – Sabtu, mulai pukul 09.00 – 16.00 WIB.

3. Musium Gedung Sate

Setelah dari Musium Pos Indonesia, pengunjung bisa berjalan kaki sedikit untuk mampir ke Musium Gedung Sate. Jangan bayangkan musium ini seperti musium pada umumnya. Dengan nuansa digital, Musium Gedung Sate memiliki ciri khas sendiri dari sejumlah musium yang ada di Bandung.

Begitu masuk, pengunjung akan menangkap sejarah panjang kota Bandung. Masuk ke ruangan berikutnya, pengunjung disuguhkan interactive glass display hingga gimmick ruang augmented reality dan virtual reality. Musium ini buka setiap hari Selasa – Minggu pukul 09.30 – 16.00 WIB dengan harga tiket Rp 5.000/orang.

4. Musium Geologi

Musium lainnya yang tidak boleh dilewati adalah Musium Geologi. Lokasi musium ini terletak di Jl. Diponegoro No.57, Cihaur Geulis, Cibeunying Kaler, Kota Bandung. Apabila pengunjung ingin mengetahui sejarah kehidupan manusia dan alam, maka di sinilah tempatnya.

Pengunjung bisa melihat fosil tengkorak manusia purba di Indonesia, jenis bebatuan dan mineral, dan informasi pengolahan sumber daya alam. Harga tiket masuknya Rp2.000 (untuk pelajar), Rp 3.000 (wisatawan lokal), dan Rp10.000 (wisatawan asing).

5. Musium Sri Baduga

Musium yang ada di Bandung ini bentuknya unik. Bangunannya menyerupai rumah panggung khas Jawa Barat. Masuk ke dalam musium ini pengunjung akan mengetahui kisah kerajaan Padjajaran di masa lampau. Ada banyak foto, patung, serta benda peninggalan lainnya yang menggambarkan kehidupan masyarakat saat itu. Lokasinya berada di Jl. Lingkar Selatan, Bandung, berdekatan dengan Monumen Bandung Lautan Api.

Selain kelima musium di atas, masih banyak lagi musium yang ada di Bandung untuk dikunjungi. Nampaknya sayang sekali apabila tujuan liburan yang satu ini dilewatkan begitu saja. Banyaknya renovasi membuat bangunan musium semakin menarik sebagai objek foto-foto. Pengunjung bisa rekreasi, mendapatkan ilmu pengetahuan, sekaligus berfoto dengan latar yang bagus.

Mari kunjungi musium di Indonesia! Cintai negeri ini melalui sejarah dan lestarikan budayanya hingga anak cucu kita nanti. Mengunjungi musium kini tidak lagi terkesan kuno. Kalau dahulu kesannya musium adalah tempat yang membosankan, kini musium telah bertransformasi.