taman film bandung

5 Fakta Menarik Seputar Taman Film Bandung

Warga Bandung tentu sudah tidak asing lagi dengan Taman Film Bandung yang terletak di bawah jembatan layang Pasupati ini. Taman ini memang menjadi salah satu tujuan warga kota Bandung yang ingin mencari tempat ‘rehat’ sejenak di tengah kota Bandung. Ada berbagai hal menarik yang dapat dilakukan di taman ini.

Taman Film ini menjadi salah satu dari sekian banyak taman tematik di Bandung. Ia merupakan wujud realisasi janji dari walikota saat itu untuk membangun taman-taman tematik. Sebenarnya ada berbagai fakta menarik yang dapat ditemukan dari taman yang satu ini. Jika penasaran ada fakta apa saja yang melingkupi taman ini, semua dapat disimak di ulasan berikut ini.

1. Didesain SHAU

Konsep menarik dan apik dihadirkan dari taman yang satu ini. Di sini pengunjung akan disambut dengan desain taman yang terasa ‘lega’ dan juga spontan. Siapa sangka jika desain tersebut ternyata dibuat oleh SHAU. Sebenarnya SHAU merupakan sebuah perusahaan konsultan arsitek yang memiliki pusat di Rotterdam dan Jakarta.

SHAU telah banyak memenangkan penghargaan di bidang arsitektur. Salah satunya adalah International Firm of the Year Award 2017 yang digelar oleh American Architecture Prize(AAP). Wah, jadi tak heran bukan ketika melihat hasil desain taman yang begitu menakjubkan? Mengingat perancangnya ternyata adalah perusahaan yang banyak menerima penghargaan bahkan di tingkat internasional.

2. Dana Dari Berbagai Sumber

Taman Film Bandung menghabiskan total dana anggaran sekitar 1,1 miliar. Dana anggaran tersebut tidak diambilkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah. Namun, kehadiran Taman Film ini justru dapat dilakukan dari hasil realisasi dana bersama. Maksud dana bersama di sini adalah dana yang didapat dari berbagai pihak.

Kebanyakan dana diperoleh dari CSR (tanggung jawab sosial perusahaan)  yang dimanfaatkan untuk pembangunan taman tersebut. Dana CSR ini juga tidak didapat dari hanya satu pihak melainkan beberapa pihak yang ada. Selain membantu menghemat anggaran belanja, rupanya ini juga menjadi langkah bagi pemerintah dalam menggandeng perusahaan untuk mewujudkan pembangunan di Bandung melalui kerjasama dengan banyak pihak.

3. Mengakomodir Banyak Kegiatan

Ada banyak kegiatan yang sebenarnya dapat dilakukan di taman ini. Tidak hanya menonton film saja, taman ini juga menjadi tempat yang bagus untuk melakukan pertemuan. Bahkan tak sedikit yang mengunjungi taman ini sekedar ingin mengobrol atau bercengkrama dengan kawan maupun keluarga. Tak heran jika kemudian taman ini selalu ramai, utamanya di saat hari libur.

4. Memiliki Videotron Raksasa

Taman ini memiliki sebuah videotron raksasa yang terletak di tengah Amphiteater. Ukuran videotron raksasa ini mencapai panjang 4 meter dengan lebar 8 meter. Tak hanya ukurannya yang besar, videotron ini ternyata juga didukung oleh sound sistem yang juga mumpuni. Daya listrik sebesar 33.000 watt siap untuk menyuplai videotron ini. Videotron inilah yang biasa digunakan saat nobar berlangsung.

5. Tema Seperti Sawah Terasering

SHAU rupanya memberikan tema berupa sawah pada taman ini. Pada amphiteater terbuka tersebut ditampilkan bentuk sawah terasering. Semuanya berundak-undak serta memiliki warna hijau. Tak ketinggalan juga rumput sintetis yang mengelilingi taman, semakin menambah kesan ‘persawahan’ ketika menginjakkan kaki di taman yang satu ini. Bahkan jika jeli, pengunjung dapat menemukan ‘kesan’ aliran air pada desain taman ini.

Itulah beberapa fakta menarik seputar Taman Film Bandung. Tak hanya sebagai sarana rekreasi baru, taman ini juga hadir dengan beragam kelebihan lainnya. Selain itu taman ini juga siap untuk menjadi tempat melakukan pertemuan. Bagi yang ingin berkunjung ke taman ini tidak ada salahnya untuk menyesuaikan jadwal kunjungan dengan jadwal pemutaran film yang ada di sana.